Mahasiswa KKN Unesa Gandeng Para Pelaku UMKM Keripik Singkong Lakukan Inovasi Bisnis

tim KKN Unesa 02 06 September 2020 10:57:22 WIB

            Keripik singkong merupakan salah satu camilan yang mudah ditemui di Indonesia, selain rasanya gurih ternyata keripik singkong dapat bertahan kurang lebih satu tahun jika dibuat dan dikemas dengan cara yang tepat. Disalah satu dusun yang ada di desa Mlinjon tepatnya di dusun Selorejo terdapat beberapa pelaku UMKM keripik singkong. Singkong yang mereka pakai untuk membuat keripik tak lain adalah hasil pertanian dari masyarakat desa Mlinjon itu sendiri.

            Namun semenjak pandemi covid-19, para pemilik UMKM mengeluh jika penjualan mengalami penurunan. Sehingga mereka terpaksa harus mengurangi jumlah produksi keripik setiap bulannya dan menyebabakan para petani ketela juga mengalami kerugian. Dengan adanya permasalaham tersebut mahasiswa KKN Unesa mengajak para pemilik UMKM untuk melakukan inovasi bisnis. Sebelum memilih inovasi yang tepat, para mahasiswa mengunjungi satu persatu pemilik UMKM keripik singkong. Mereka melakukan diskusi dengan pemilik UMKM sekaligus dengan Bapak Jito selaku kepala dusun Selorejo.

            Setelah melakukan diskusi panjang, akhirnya menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi UMKM. Para mahasiswa dan pihak desa sepakat untuk menjadikan daerah Selorejo sebagai sentra industri pembuatan keripik singkong. Hal itu bertujuan untuk media promosi kepada warga sekitar maupun warga didaerah lain agar UMKM tersebut dapat dikenal masyarakat luas dan berkembang lebih pesat. Mereka memasang plakat besar yang bertuliskan sentra industri keripik diarea jalan menuju dusun Selorejo, selain itu para mahasiswa juga memasang plakat dengan ukuran yang lebih kecil di depan rumah pemilik UMKM.

            Tidak hanya itu saja, mahasiswa KKN Unesa juga berinisiatif menambahkan alamat pemilik UMKM di google maps untuk mempermudah masyarakat luar daerah saat ingin berkunjung ke sentra industri keripik singkong tersebut. Mahasiswa KKN Unesa juga memperkenalkan digital marketing kepada pemilik yang nantinya dapat diterapkan untuk proses pemasaran keripik singkong agar dikenal oleh masyarakat luas. Inovasi yang diberikan oleh mahasiswa yaitu rebranding logo UMKM, inovasi packaging dan penambahan varian rasa yang ada di keripik singkong. Seperti yang kita tahu bahwa konsumen saat ini menginginkan suatu produk yang menarik dan memiliki kualitas yang baik. Maka dari itu dengan adanya inovasi-inovasi tersebut nantinya dapat membantu menaikkan penjualan serta memperkenalkan UMKM tersebut ke masyarakat yang lebih luas. 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi MLINJON

tampilkan dalam peta lebih besar