Mlinjon, Trenggalek — Kelompok mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) resmi menyerahkan inovasi media pembelajaran interaktif bertajuk Mathopoly kepada SDN 5 Mlinjon. Penyerahan sekaligus sosialisasi penggunaan media ini berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026 pukul 08.45-10.00 WIB di Perpustakaan SDN 5 Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek.
Kehadiran Mathopoly menjadi langkah nyata mahasiswa pengabdi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Tim mahasiswa menyerahkan media tersebut secara langsung dengan mendatangi sekolah, dilanjut dengan peragaan dan sosialisasi tata cara permainan agar dapat disaksikan oleh jajaran guru serta siswa dari berbagai jenjang kelas.
Mathopoly dikembangkan dari konsep dasar papan permainan monopoli yang telah dimodifikasi khusus untuk kebutuhan edukasi. Berbeda dari monopoli konvensional yang identik dengan miniatur rumah dan transaksi jual-beli aset, Mathopoly berfokus pada sistem pengumpulan poin prestasi. Kartu tantangan di dalamnya dirancang sangat fleksibel sehingga materi dari berbagai mata pelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan kelas. Permainan ini dapat dimainkan hingga lima sekaligus secara interaktif.
Mekanisme permainannya dikemas menarik dan menantang. Setiap pemain memilih satu pion karakter bergambar hewan unik—seperti beruang, koala, kucing, kelinci, atau capybara—yang diletakkan di kotak start. Untuk dapat keluar dari kotak tersebut, pemain harus memutar dadu hingga mendapat angka 6 terlebih dahulu. Sepanjang permainan, jika berhenti di kotak bergambar kartu, pemain wajib mengambil kartu tantangan—yang tingkat kesulitannya telah disesuaikan untuk kelas 1 hingga 6 SD—lalu menjawab soal di baliknya.
Selain itu, terdapat kotak “Lempar Tantangan” yang memungkinkan pemain mengambil kartu dan menyerahkan soal tersebut kepada pemain lain untuk dijawab. Setiap jawaban benar akan dihadiahi 1 poin, sementara jawaban yang kurang tepat tidak memperoleh poin. Permainan dinyatakan usai apabila seluruh kartu tantangan telah habis terpakai.
Suasana Perpustakaan SDN 5 Mlinjon seketika riuh oleh gelak tawa dan antusiasme tinggi saat simulasi permainan dimulai. Para siswa tampak penasaran mengamati jalannya demonstrasi. Sorak-sorai riang terdengar setiap kali pemain berhasil melemparkan dadu angka 6 untuk keluar dari kotak start, maupun saat pemain mendarat di kotak “Lempar Tantangan” dan saling berkejaran mengumpulkan poin. Pemilihan perpustakaan sebagai lokasi terbukti efektif menarik perhatian siswa dari berbagai tingkat kelas untuk menyaksikan keseruan belajar sambil bermain.
Pihak sekolah menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi penyerahan media pembelajaran kreatif ini. Guru kelas 6 SDN 5 Mlinjon, Umi Sholikah, berharap media tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Semoga medianya bisa berguna dan bermanfaat. Semoga menjadi motivasi belajar baik bagi guru maupun siswa,” ungkap Umi Sholikah.
Penyerahan Mathopoly oleh tim mahasiswa menjadi bukti nyata kontribusi inovatif mahasiswa UM BBM di bidang pendidikan Desa Mlinjon. Melalui pendekatan belajar berbasis permainan (game-base-learning) ini, siswa SDN 5 Mlinjon diharapkan semakin bersemangat dan mudah memahami berbagai materi pelajaran di sekolah.